Tajuk: Kewirausahaan Solusi Bangsa

kewirausahaan batikKewirausahaan adalah solusi ditengah negeri ini menghadapi kemiskinan dan tingkat pengangguran yang terus meningkat. Kewirausahaan memang sangat dibutuhkan karena kontribusinya pada pertumbuhan ekonomi sangat besar.Salah satu negara yang berhasil mendorong pertumbuhan ekonominya lewat wirausaha adalah China. Awalnya wirausaha untuk menyelesaikan masalah pengangguran dan kemiskinan, ternyata negeri tirai bambu ini memberikan  ruang gerak lebih bebas pada wirausaha untuk meningkatkan perekonomian.
Hasilnya sangat luar biasa, bahkan saat ini Cina menjadi kekuatan ekonomi baru di dunia.  Selain pertumbuhan ekonominya berkembang pesat, wirausaha juga telah membuat standar kehidupan Cina lebih tinggi.Melihat kebehasilan China dan sejumlah negara lain dalam mengembangklan kewirausahaan, tak salah jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Indonesia masih membutuhkan jutaan wirausaha baru untuk memiliki dua hingga lima persen wirausaha dari seluruh populasi penduduk.

Presiden mengemukakan, jumlah pengusaha di Indonesia masih jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah pengusaha di negara lain di ASEAN yang rata-rata sudah mencapai empat persen dari total populasi. Jumlah wirausaha di Indonesia baru sekitar 1,6 persen dari jumlah penduduk, belum sebanyak Singapura (tujuh persen), Malaysia (enam persen), Thailand (lima persen), dan Vietnam tiga persen.

Sementara Indeks daya saing global di 10 negara ASEAN tertinggi masih Singapura dengan 5,68 persen, kemudian Malaysia 5,23 persen, kemudian Thailand 4,64 persen, baru kemudian Indonesia 4,52 persen. Itu artinya, kata Presiden, masih banyak yang harus diperbaiki untuk meningkatkan daya saing global Indonesia.

Presiden sudah mendorong tumbuhnya kewirausahaan, hendaknya para menterinya mampu memberdayakan wirausaha.  Kebijakan ekonomi yang diluncurkan harus untuk mendorong pertumbuhan wirausaha, bukan mematikannya. Proses perizinan yang sulit dan berbelit-belit harus dihilangkan. Pokoknya, kita benar-benar memberi kebebasan bagi berkembangnya kewirusahaan.

Tak hanya itu, genarasi muda mulai dari pelajar hingga mahasiswa harus sudah diajarkan tentang cara-cara berwirausaha. Pendidikan tinggi juga harus fokus mendidik anak didiknya yang dibutuhkan pasar kerja, dan mendorong anak didiknya untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Kebiasaan mengharapkan menjadi pegawai negeri sipil atau BUMN harus ditinggalkan.

Tentu saja berkembangnya kewirausahaan itu tergantung pada modal dan mudahnya proses perizinan. Selama ini, usahawan-usahawan muda kerap kesulitan modal, sementara mengajukan pinjaman ke bank prosesnya sangat sulit dan berbelit-belit.

Kalaupun ada lembaga keuangan yang digerakkan untuk membantu sektor usaha mikro, sejauh ini hanya formalitas. Asal dianggarkan dan disalurkan. Persoalan-persoalan ini harus dicarikan solusi secara teknis, terperinci dan tepat sasaran.

Negeri ini membutuhkan jutaan wirausaha muda untuk menunjang agar Indonesia menjadi negara maju, sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja, bukan pencari kerja.  Apalagi, jumlah pengangguran di Indonesia cukup tinggi, terutama dari kalangan generasi muda.

Pemerintah perlu pula membuat kebijakan yang mampu mendorong generasi muda menjadi generasi mandiri. Pemuda yang bisa menciptakan lapangan kerja. Tidak lagi mengejar pekerjaan di kantor atau menjadi pegawai pemerintah. Perguruan tinggi harus berupaya untuk mengembangkan semangat dan keterampilan kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

Kita meyakini banyak anak-anak muda yang berminat berwirausaha, namun mereka tidak berani melakukannya karena tidak ada yang membimbing, memotivasi, atau ketiadaan modal usaha. Harapan kita tentunya, mencari solusi dari semua persaolan-persoalan ini. Sehingga ke depannya, semakin banyak tampil anak-anak muda yang menjadi wiraswastawan.

Tentu untuk memperbanyak jumlah wirausaha bukan hanya tugas pemerintah, juga peran stakeholder, dan masyarakat. Mari bersama-sama mencipctakan anak-anak muda cerdas, kreatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja dengan menjadi wirausaha. Kita bangga, sebagian besar anak-anak muda kita tampil menjadi pengusaha-pengusaha muda yang sukses di negerinya dan di tingkat global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


× four = 12

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>