Risma Ajak Pemuda Jadi Wirausaha

pelatihan kewirausahaan – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendorong agar para pemuda mau terjun ke dunia wirausaha. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi di Surabaya akan makin melesat. Disisi lain, bertambahnya wirausaha juga bakal membuka lapangan pekerjaan baru. Risma menjelaskan, memang tak mudah untuk membuat pemuda mau terjun ke dunia usaha. Pasalnya, banyak tantangan di awal yang harus dilalui. Belum lagi kegagalan yang selalu menghantui para start up.
“Tapi jangan pernah menyerah dan putus asa. Sebab semua kesempatan itu pasti ada,” ujarnya saat membuka Bursa Kerja Terbukkaraoke-kids-musica 2017 di Balai Pemuda, Rabu (22/3).

Karena itu, Risma mengaku pihaknya telah siap memberi pelatihan kepada calon wirausahawan muda. Disitu para pemuda bakal ditempa untuk memiliki mental baja sebagai wirausaha. Untuk masalah pendanaan atau modal, Risma juga meminta warga tak perlu khawatir.“Ini yang salah. Jangan anggap kurang modal itu sebagai halangan membuka usaha. Kita siap bantu. Asal usahanya potensial, kami akan ajukan modal ke OJK tanpa agunan,” bebernya.Bantuan Pemkot Surabaya tak hanya sampai disitu. Setelah proses permodalan tuntas, Risma juga menjamin pihaknya bakal membantu dalam proses marketing. Mulai dari promosi hingga proses pemasaran. “Coba cari, nggak ada pemkot yang mau membantu perkembangan wirausaha mulai dari hulu hingga hilir, cuma di Surabaya. Kami ingin komitmen mencetak wirausahawan baru,” ungkap nenek satu cucu ini.

Risma menjelaskan, makin banyaknya wirausaha bakal membuat perekonomian makin kokoh. Ia mencontohkan, jika ada gejolak ekonomi yang terjadi, maka adanya wirausaha akan mampu menopang ekonomi kota Surabaya. Sehingga Surabaya tak akan terdampak langsung dari imbas gejolak ekonomi. Hal itu jelas berbeda dengan kota yang bergantung pada sektor formal dalam pertumbuhan ekonominya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Surabaya, Dwi Purnomo mengatakan bursa kerja digelar untuk membantu para pencari kerja. Dalam kegiatan itu, total ada 2.166 lowongan kerja. Rinciannya, 1.253 lowongan untuk laki-laki dan 953 lowongan untuk perempuan. Lowongan pekerjaan itu berasal dari 40 perusahaan yang berpartisipasi. Dari 2.166 lowongan kerja yang ada, total peserta pencari kerja yang mendaftar mencapai 8.000 orang.
“Itu artinya, nanti bakal ada sekitar 5.900 orang yang pulang dengan kekecewaan karena tak mendapatkan hasil,” kata Dwi.
Menanggapi hal itu, Risma mewanti-wanti kepada peserta agar tak menyerah setelah gagal mendapat pekerjaan di bursa kerja. Pasalnya lapangan pekerjaan di Surabaya sangat banyak. Bahkan, ia meminta agar para pencari kerja itu untuk mau beralih menjadi wirausahawan. “Ayolah, kalian masih muda. Masih banyak yang bisa dilakukan. Jangan hanya terpaku untuk mencari kerja. Jadilah pengusaha. Dengan begitu, kalian justru bisa menciptakan lapangan kerja baru,” pungkasnya. (gus/nur/jpg/jon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


six + 5 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>