Pemerintah Upayakan Regenerasi Wirausaha

lego-di-grand-indonesia_20160521_131721Pemerintah Kabupaten Cirebon berupaya meregenerasi pelaku usaha kecil menengah yang konsisten. Hal tersebut menjadi salah satu upaya mengembangkan wirausaha yang semakin banyak diminati.Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Cirebon, Abraham Mohammad mengatakan, banyak usaha kecil dan menengah yang menghadapi berbagai kendala. Hal itu mempengaruhi regenerasi usaha yang kemudian tidak berjalan secara konsisten.”Sebenarnya saat ini, semakin banyak yang sadar dan merasakan manfaat wirausaha. Hanya terkendala sejumlah hal untuk memulainya,” kata Abraham, Rabu, 19 oktober 2016.

Lancarnya suatu usaha dapat berujung pada regenerasi yang juga bersifat pasti. Kendala-kendala seperti, manajemen pemasaran, pengemasan produk, dan permodalan memang masih menjadi batu sandungan bagi suatu usaha.

Ia tidak menampik, kendala yang dihadapi pelaku usaha tidak dengan mudah dapat teratasi. Tidak heran, selama dua tahun ke belakang sempat terjadi penurunan pelaku usaha yang salah satunya disebabkan oleh gulung tikarnya para pelaku usaha.

Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah pelaku usaha pada 2014-2015 mengalami penurunan. Semula terdapat 26.495 menjadi 26.405 pelaku usaha, meski tidak siginifkan tetapi penurunannya tetap terasa terutama di sektor usaha menengah.

”Oleh karena itu, kami berupaya aktif untuk memfasilitasi mereka dengan pelatihan dan sejumlah upaya lain seperti mediator ke pihak perbankan,” paparnya disela kegiatan pelatihan kewirausahaan di di Hotel Bagus Inn, Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Abraham pun menginginkan, Kabupaten Cirebon dapat ambil bagian dalam mewujudkan Jawa Barat menciptakan 100 ribu wirusaha baru. Terlebih, dukungan geografis dan teknologi pun dirasa membuat tingkat kesadaran masyarakat semakin bertambah.

Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UMKM, Juri Ashari menyatakan, upaya dinas untuk mendongkrak pelaku usaha pun dinilai membuahkan hasil. Pasalnya, sejak terjadi penurunan, pada 2016 ini pertumbuhan usaha kembali terjadi.

Tercatat jumlah pelaku usaha kini mencapai 30.000, kenaikan terutama pada sektor perdagangan. Hanya saja, diakui jumlah tersebut harus terus digenjot pertumbuhannya, mengingat potensi perdagangan di Cirebon yang dinilai semakin berkibar pasca dibangunnya Tol Cipali.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


nine × 7 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>