Berbelanja di Toko Bahan Bangunan Modern Kian Diminati

bangunanKebutuhan manusia untuk berbelanja dengan nyaman dibarengi dengan harga yang pasti, kian diminati di kalangan masyarakat menengah di Indonesia. Oleh sebab itu semakin banyak bermunculan toko atau gerai yang menawarkan para pembelinya agar dapat mampu merasakan pengalaman berbelanja dengan cara memilih barang-barang yang dibutuhkan secara personal dan leluasa. Hal tersebut diakui oleh perusahaan ritel material bahan bangunan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP), sebagai pengelola gerai ritel penyedia bahan-bahan bangunan, Mitra10. Oleh sebab itu, menurut Chief Financial Officer CSAP, Triana Soenaryo, prospek masa depan Mitra10 dapat dikatakan sangat cerah. Ditambah lagi pertumbuhan penjualan Mitra10 hingga Februari tahun ini sudah mencapai 13 persen.

“Mitra10 masih bagus 13 persen, karena target market Mitra10 kelas menengah. Orang enggak mau lagi berbelanja becek-becekan, sekarang mau nyaman harga pasti dan enggak perlu tawar menawar,” jelasnya di Jakarta, Kamis (31/3/2016).Selain itu, faktor pendorong lainnya adalah naiknya pendapatan per kapita di beberapa wilayah. Sehingga, penduduk yang ada di wilayah tersebut akan lebih cenderung berkeinginan memilih barang yang akan dibeli secara personal dan leluasa.”Faktor naiknya income per kapita juga, soalnya mereka mau memilih barang-barangnya sendiri. Di mana lagi kalau bukan di toko modern,” pungkasnya.

Kebutuhan manusia untuk berbelanja dengan nyaman dibarengi dengan harga yang pasti, kian diminati di kalangan masyarakat menengah di Indonesia. Oleh sebab itu semakin banyak bermunculan toko atau gerai yang menawarkan para pembelinya agar dapat mampu merasakan pengalaman berbelanja dengan cara memilih barang-barang yang dibutuhkan secara personal dan leluasa.

Hal tersebut diakui oleh perusahaan ritel material bahan bangunan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP), sebagai pengelola gerai ritel penyedia bahan-bahan bangunan, Mitra10.

Oleh sebab itu, menurut Chief Financial Officer CSAP, Triana Soenaryo, prospek masa depan Mitra10 dapat dikatakan sangat cerah. Ditambah lagi pertumbuhan penjualan Mitra10 hingga Februari tahun ini sudah mencapai 13 persen.

“Mitra10 masih bagus 13 persen, karena target market Mitra10 kelas menengah. Orang enggak mau lagi berbelanja becek-becekan, sekarang mau nyaman harga pasti dan enggak perlu tawar menawar,” jelasnya di Jakarta, Kamis (31/3/2016).

Selain itu, faktor pendorong lainnya adalah naiknya pendapatan per kapita di beberapa wilayah. Sehingga, penduduk yang ada di wilayah tersebut akan lebih cenderung berkeinginan memilih barang yang akan dibeli secara personal dan leluasa.

“Faktor naiknya income per kapita juga, soalnya mereka mau memilih barang-barangnya sendiri. Di mana lagi kalau bukan di toko modern,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


− 7 = two

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>